Rabu, 30 Maret 2011

Kejarlah Daku Kau Kukejar...

Dalam sebuah bisnis, perusahaan, sekolah, proyek atau apapun lembaga lain, selalu ada yang namanya TARGET. Bahkan dalam setiap kehidupan pun selalu berhubungan dengan yang namanya TARGET. Hanya saja yang namanya target tidak selalu berhubungan dengan angka (pada akhirnya akan bertemu dengan angka juga).

Pada hakekatnya apa sih yang dimaksud dengan target? menurut wikipedia, yang dimaksud dengan target adalah sasaran (batas ketentuan dsb) yg telah ditetapkan untuk dicapai: sebagai contoh: Pak Budi telah dapat memenuhi target memiliki 3 anak. Artinya Pak Budi telah menetapkan sebelumnya bahwa dia ingin memiliki anak 3.

Target selalu ditetapkan sebelum sesuatu yang ditargetkan berjalan, hampir mirip dengan rencana (Planning). Planning ditentukan sebelum melakukan apa yang ditargetkan meliputi apa yang akan dilakukan, siapa yang akan melakukan, bagaimana melakukan dst (WH word + How). Sedangkan Target merupakan sasaran yang akan dicapai setelah kita menjalankan Planning kita. Memang berbeda, tetapi keduanya selalu diletakkan diawal.

Istilah pada judul diatas saya ambil karena memang demikian yang sedang saya alami. Saya tetapkan Target Omset dibulan Maret ini. Saya berharap untuk dapat mencapai apa yang ditargetkan oleh Management. Seiring waktu berjalan angka demi angka terus saya kejar bersama team (tujuh orang). Medio Maret terlewati sudah, minggu ketiga terlawi juga, hingga minggu ke empat angka yang dapat kami kumpulkan baru tercapai 70 persen(sampai disini saya tinggal punya waktu 4 hari). "Kejarlah kau ku kejar..." begitu target berteriak...

Ada orang bilang omset jeblog, jelek, anjlok, dan lain-lain, tapi pada dasarnya tidak ada omset seperti yang diistilahkan itu. Tetapi, kata teman saya, yang ada adalah bahwa pencapaian omset belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Dalam hatipun saya benarkan juga . Entah dengan alasan dan kendala-kendala apapun yang jelas memang demikian, omset tidak sesuai dengan yang telah ditargetkan.

Satu hal yang harus kita mengerti dan pahami: JANGAN PERNAH MENGELOLA ALASAN. Kenapa? Sebagus apapun alasan yang kita buat, bahkan dibungkus dan dihias dengan bunga-bunga dan kilau emas, tetap saja alasan tidak bisa memenuhi target kita. Yang
harus kita pegang selalu adalah selama palu belum dijatuhkan, baju belum dibakar, nafas masih berhembus, KITA MASIH PUNYA KESEMPATAN. There is a miracle, when you believe.

Komitmen yang harus saya capai bersama team adalah 90% actual versus target. Dengan posisi terakhir 84.18% berarti satu hari terakhir ini kami harus mengejar target sebesar 5,82%.

Target kembali berkata: "KEJARLAH DAKU KAU KU KEJAR....!!!"

2 komentar: